Selasa, 13 September 2011

Menanam Apel di Pekarangan


Banyak apel yang bisa kita nikmati baik dari luar negeri maupun dari dalam negeri. Sayangnya apel-apel unggulan yang renyah rasanya masih diproduksi dari luar negeri. Kita cuma punya apel unggulan seperti apel manalagi dan apel malang.

Padahal di Asia ada sejenis apel yang rasanya tak kalah dengan apel-apel Amerika dan Eropa atau Jepang. Nama apel itu adalah Putsa.


Ini adalah apel putsa, rasanya manis walau masih mentah. Beberapa jenis bisa dikeringkan seperti kurma dan dijadikan manisan, karena rasanya manis seperti madu bila dikeringkan.
Bedanya apel dengan apel putsa adalah, putsa memiliki biji sebesar biji ketapang di dalam buahnya, tanamannya ketika kecil berbentuk perdu tapi bila besar seperti pohon umumnya, berbuah tak mengenal musim walau ditanam di dalam pot yang kecil. Buah putsa memang tak sebesar apel merah atau apel malang, tapi ukurannya bisa lebih besar dari tomat apel bila dirawat dengan baik.
Tanaman ini memiliki prospek yang cerah bila dikebunkan dan buahnya bisa menjadi buah unggulan karena rasanya yang enak. Mungkin apel malang dan apel manalagi akan tersingkir dengan kehadiran apel putsa ini kelak.
Di Taiwan ataupun India buahnya sudah banyak di jual tapi di Indonesia masih merupakan tanaman langka dan dijadikan tanaman buah dalam pot dan masih taraf pada tanaman hobi dan koleksi saja. Padahal bila anda menanam satu saja pohon apel putsa ini di rumah, anda akan menikmati makan apel tanpa henti dari pekarangan rumah.

3 komentar:

  1. Kalau saya mau membeli langsung, dimana kebunnya ya Pak,? setahu saya alamat yg tertera di blog cuma perumahan saja.

    Terima kasih

    BalasHapus
  2. dimana saya bisa beli bibit pohon apelnya,trus bisa kirim ke medan
    kalau bisa kirim kemedan hub saya 087868027295

    salam

    BalasHapus
  3. Artikelnya sangat menarik dan bermanfaat bagi yang sedang mencari info pertanian dan bertanam Apel India/Putsa. Potensi Indonesia sangat besar untuk mengembangkan agrobisnis jika dikelola dengan dukungan sistem dan ilmu pengetahuan.

    BalasHapus